ADVERTISEMENT

Tak Ada Kompromi, Bangun Untuk Mewujudkan Mimpi #HappyLifeBefore40s


Ketika manusia diciptakan oleh Tuhan dan kemudian terlahir ke dunia, semuanya diberi kesempatan yang sama, yaitu memiliki mimpi. Namun terdapat dua pilihan yang harus diputuskan oleh manusia, apakah dia akan kembali tidur untuk melanjutkan proses bermimpi, ataukah dia akan bangun untuk mengejar dan mewujudkan mimpi tersebut, tentu saja keduanya memiliki konsekuensi serta hasil yang berbeda.

Maka, saya merupakan sejenis manusia yang memilih untuk bermimpi, kemudian bangun untuk mengejar mimpi tersebut lalu mewujudkannya. Karena tidak ada yang bertanggung jawab atas perjalanan hidup kemarin, hari ini dan masa yang akan datang melainkan kitalah pemegang kendali sepenuhnya, dan sudah barang tentu pertolongan Tuhan mengiringi setiap episodenya.

“Saya hidup bukan hanya untuk diri saya sendiri”, begitulah kira-kira prinsip yang saya coba gigit sekuat-kuatnya agar jelas arah yang akan saya ambil untuk meraih mimpi yang sedang saya bangun. Seperti orang-orang pada umumnya, saya pun memiliki mimpi yang besar dan luar biasa, yang wajib hukumnya untuk saya wujudkan.

Meskipun sedang berada pada ujung perkuliahan, saya tak berpikir untuk mempersiapkan diri bekerja dibelakang meja kantor ataupun menjadi bagian karyawan berseragam coklat di kalangan pemerintahan, seperti imajinasi para mahasiswa pada umumnya yang sebentar lagi dinyatakan lulus dari kampus tempatnya ditempa. Namun, saya lebih berpikir keras untuk membangun perusahaan saya sendiri. Sederhana saja, perusahaan yang memproduksi kripik dengan bahan dasar kentang, pisang, kulit ayam maupun kulit ikan. Produknya memang saya buat sederhana, tapi perusahaan yang berdiri nantinya tetap harus menjadi luar biasa. Saya memilih kripik karena semua orang Indonesia suka, modal yang tidak terlalu besar dan tentu proses pembuatannya pun tidak terlalu rumit. Ah, rasanya ingin secepatnya saya membangun perusahaan ini, tentu setelah kewajiban skripsi saya tuntaskan dihadapan orang tua.

Mimpi ini merupakan sebuah mimpi mulia bagi saya, memiliki produk sendiri yang di sisi lain akan memberdayakan masyarakat disekitar saya, apapun tantangan dan resikonya, mau tidak mau merupakan sebuah keharusan untuk rampung dilalui.

Faktanya, untuk melewati berbagai tantangan dalam mewujudkan mimpi tersebut, tidak bisa kita atasi hanya bermodalkan keberanian, terdapat aspek perencanaan yang harus dirancang sedemikian rupa. Salah satunya adalah memiliki Investasi Terbaik untuk masa depan dengan mengikuti program INVESTra Titanium yang merupakan salah satu pilihan asuransi Unit Link dari Commonwealth Life yang memadukan antara Asuransi Jiwa dan pertumbuhan investasi yang optimal serta memberikan berbagai pilihan perlindungan bagi kita dan keluarga. Bukankah untuk membangun dan memimpin perusahaan sendiri saya harus memiliki perlindungan yang kuat terhadap diri, keluarga dan harta sendiri? Tidak mungkin kekayaan perusahaan di masa depan saya gunakan untuk kepentingan pribadi, sedangkan saya harus tetap memegang prinsip kuat-kuat, -memberdayakan masyarakat dan mensejahterakan mereka.

Jadi, jika seorang Muhammad Al-Fatih memiliki mimpi untuk menaklukan konstantinopel dan kemudian karena kegigihan dan kerja kerasnya mampu mewujudkan mimpinya pada usia 20 tahun, maka saya yang sudah menginjak usia 20 tahun dengan usaha dan kegigihan yang tidak sekeras Muhammad Al-Fatih diiringi dengan Manfaat Asuransi yang akan didapatkan, harus mampu mewujudkan mimpi saya setidaknya sebelum menginjak usia 40 tahun, dan itu suatu keniscayaan bagi saya.

2 Responses to "Tak Ada Kompromi, Bangun Untuk Mewujudkan Mimpi #HappyLifeBefore40s"

  1. Wah keren impianya, semoga terlaksana ya cita citanya menjadi pengusaha, nantinya bakal mengurangi penganggguran dan mengangkat ekonomi masyarakat sekitarnya, keren dah pokonya

    ReplyDelete
  2. Terima kasih mas, semoga semua mimpi kita terwujud, amin ��

    ReplyDelete